Archive for September, 2008

h1

Cutie Car

September 28, 2008

Ingin menghidupkan kembali coretan2 yang dulu pernah kubuat namun tersisihkan dengan sia2… ^^ Bukan gambar yang hebat… Yah, saya tidak begitu pandai menggambar…hanya menyalurkan hobi coret2 saja 😀

Moga2 bisa mengembalikan semangat menggambar seperti sedia kala.

FYI, gambar2 yg dipost disini mungkin sudah pernah ada di multiply dan di forum Artwork di Indoanime. Jadi jangan kaget ya buat yg udah pernah lihat ^^

Klik pada gambar untuk memperbesar

Dan ini gambar mobilnya jika tanpa cewek 😀

Karena coret2…jadinya polosan + tidak diwarnai… 😀
Untuk yang berwarna… nantikan saja post berikutnya ^^

h1

Aznmedia switch to Nigihana

September 28, 2008

Nigihana

Nigihana

Agak kaget waktu buka forum aznmedia, tiba2 di-redirect ke sebuah domain baru, nigihana.com. Sempet mikir, wah ada apa lagi nih dengan zetaf dan kawan2..?

Kalo liat kebelakang sejarah perjalanan forum ini, selalu ada aja problematikanya…mulai dari user flooding, database down, sampai perusahaan hosting yg memvonis sang admin dengan tuduhan menginstall sebuah script yg bikin bandwith banjir. Paling sering adalah masalah bandwith, dimana forum ini merupakan satu dari sedikit yang menyediakan direct-download, forum ini dibanjiri dengan leecher yang melakukan download dengan gila2an. otomatis bandwith quota mereka habis. Maklum, sang admin juga bukan orang yg berduit, masih mahasiswa.

Selama ini, untuk menjaga kelangsungan hidup sang forum dan servernya, aznmedia membuka peluang para membernya untuk menyumbang secara sukarela. Dan bagusnya, mereka transparan dalam hal donasi. Ada progress bar yang menunjukkan banyaknya donasi dalam satu bulan saat ini dan berapa nilai yang harus dicapai untuk tetap memberikan nyawa bagi forum ini. Bagaimana kalau nilai donasi tidak mencapai target? maka forum akan down selama beberapa saat sampai tercapai nilai donasi. Mereka juga memberlakukan aturan download limit bagi para member. Member dengan jumlah post yang besar punya kesempatan mendownload lebih banyak file dalam satu hari.

Yah…memang sulit hidup sebagai komunitas “underground”…mereka bergerilya menyediakan update terbaru tentang J-culture buat penggemar yang tidak memiliki kesempatan mendapatkan album2 terbaru band2 jepang ternama, dorama-dorama terbaru, dan sebagainya dengan segala keterbatasan mereka. Biaya untuk menyewa dedicated server mahal bung..belum lagi dari sisi hardware (terutama harddisk yang harus extra large space). Namun…sebisa mungkin kalau punya duit, jangan download dari situs2 seperti ini yah ^^ dukung artis idolamu dengan membeli barang asli!!! *padahal sendirinya sering download disitu…yah mo gimana lagi, kalo ada duit pasti beli yang ori kok 😀 *

Back to masalah pindah domain, zetaf, sang admin, menolak memberi jawaban ketika ditanya kenapa pindah? kenapa nigihana? dan ada apa dengan domain yang lama? Well..semoga acara perpindahan ini bukan karena suatu masalah yang gimana2 sehingga sy harus kehilangan forum kesayangan saya ini…. ^^ good luck, zetaf…

h1

Hidup dengan Algoritma

September 25, 2008

Sebagian dari kita mungkin sedikit asing dengan kata ini. Apa itu algoritma? Tanpa kita sadari, sebenarnya kita selalu menerapkan algoritma untuk melakukan suatu kegiatan dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan kegiatan sekecil apapun kita tidak akan pernah lepas dari algoritma. Singkatnya, algoritma adalah suatu urutan atau langkah dalam menyelesaikan suatu permasalahan.

Mudahnya mari kita berandai-andai seperti demikian :
Misal kita ingin meminum segelas air yang ada di dispenser. Maka algoritma yang sering kita terapkan mungkin mendekati seperti ini :

1. Ambil gelas di rak yang berada di dapur
2. Bawa gelas tersebut dan letakkan dibawah keran dispenser.
3. Tekan kenop keran hingga air mengisi gelas
4. Tunggu hingga gelas penuh terisi air atau sesuai jumlah air yang diinginkan, hentikan kenop keran
5. Angkat gelas dari bawah keran
6. Selesai

Lihat, kegiatan yang sepele namun kita gunakan algoritma untuk memecahkannya. Setiap orang memiliki pola pikir yang berbeda, demikian juga dengan algoritma, tiap orang tidak akan mungkin sama. Yang ada hanya mirip antara satu sama lain. Algoritma diatas bisa juga dikembangkan, bagaimana jika air tidak keluar dari keran dispenser? Maka bisa saja berkembang seperti berikut :

1. Ambil gelas di rak yang berada di dapur
2. Bawa gelas tersebut dan letakkan dibawah keran dispenser.
3. Tekan kenop keran hingga air mengisi gelas
4. Jika :
– air tidak keluar dari keran, jalankan langkah nomor 5.
– air keluar, jalankan langkah nomor 7.
5. Cek apakah galon masih berisi air :
– jika tidak, jalankan langkah nomor 6
– jika ya, periksa keran dispenser, ulangi langkah nomor 3
6. Ganti galon kosong dengan galon yang masih berisi air, kemudian ulangi langkah nomor 3
7. Tunggu hingga gelas penuh terisi air atau sesuai jumlah air yang diinginkan, hentikan kenop keran
8. Angkat gelas dari bawah keran
9. Selesai

Dari algoritma diatas, apakah masih bisa dikembangkan lagi? Tentu saja. Lihat poin nomor 6, mengganti galon air tentu saja ada algoritmanya tersendiri. Nah kemudian bagaimana kira2 algoritma jika kita ingin air minum hangat? 🙂

Oh ya, tidak ada algoritma yang benar maupun salah. Asal tujuan tercapai, maka algoritma tersebut dinilai tepat dan dapat digunakan. Tentu saja, algoritma yang paling baik adalah yang paling efisien dan tidak merugikan atau menimbulkan masalah lain. Algoritma juga tidak boleh buntu, alias tidak ada pemecahannya, atau bahkan algoritma yang berputar-putar tanpa henti (infinite loop) coba amati algoritma berikut :

1. Ambil gagang telepon
2. Tekan nomor telepon yang akan dituju
3. Tunggu hingga terdengar nada sambung
4. Jika :
– panggilan dijawab, jalankan langkah nomor 5
– panggilan tidak dijawab, ulangi langkah nomor 2
5. Mulai berbicara
6. Selesai berbicara, letakkan gagang telepon di tempat semula
7. Selesai.

Algoritma apakah diatas? Ya benar, algoritma untuk melakukan komunikasi melalui telepon. Namun coba lihat poin nomor 4, pilihan yang kedua :
– Jika panggilan tidak dijawab, ulangi langkah nomor 2
Sekilas nampak masuk akal. Namun apa yang terjadi jika panggilan tidak juga dijawab? Kita akan terus menerus mengulang langkah nomor 2 -> 3 -> 4 -> 2 -> 3 -> 4 -> … tanpa henti. Itulah yang disebut infinite loop. Sebagai manusia yang berakal tidak mungkin kita akan melakukannya. Kecuali emang lagi pengen iseng ngga ada kerjaan lain 😀

Lalu bagaimana sebaiknya?

1. Ambil gagang telepon
2. Tekan nomor telepon yang akan dituju
3. Tunggu hingga terdengar nada sambung
4. Jika :
– panggilan dijawab, jalankan langkah nomor 6
– panggilan tidak dijawab, jalankan langkah nomor 5
5. Jika :
– masih ingin mencoba melakukan panggilan ulang, jalankan langkah nomor 2
– tidak ingin mencoba melakukan panggilan ulang, jalankan langkah nomor 7
6. Lakukan percakapan hingga selesai
7. Letakkan gagang telepon di tempat semula
8. Selesai.

Nah, tidak hanya programmer dan matematikawan yang selalu bergelut dengan algoritma. Otak kita yang canggih selalu memikirkan algoritma-algoritma kompleks tanpa kita sadari. Algoritma tiap orang dipengaruhi juga oleh pengalaman, wawasan dan bahkan gaya hidup. Belajar pemrograman bisa membuat kita berpikir secara sistematis dan efisien, karena dalam dunia pemrograman komputer, setiap perintah atau baris-baris kode harus didasarkan pada algoritma-algoritma. Kita dihadapkan pada sesuatu yang maya, yang tak nampak, oleh karena itu otak kita dibiasakan menyusun algoritma baru dengan pertimbangan-pertimbangan yang kritis. Mengapa kritis? karena selain maya, komputer tak mengenal kompromi. Salah dalam menetapkan langkah, maka kita tidak akan mendapatkan hasil yang diinginkan. Banyak programmer yang pintar menghapal dan mengingat kode-kode program, namun seringkali salah dalam menerapkan algoritma.

Apakah pemrograman menakutkan? Justru disitu tantangannya. Mengasyikkan bermain-main dengan algoritma dan logika, apalagi kita berkuasa penuh atas komputer yang kita “kendalikan”. Sekali kita berhasil menyelesaikan suatu masalah, maka tak ada lain selain kepuasan yang akan kita dapatkan.

Wah jadi ngelantur nih…hehehe…yah..tulisan ini bukan buat ngajak semua orang buat jadi programmer kok 😀 Hanya agar kita tahu bahwa hidup ini tak pernah lepas dari algoritma. Saking pentingnya bahkan jadi mata kuliah tersendiri di banyak jurusan teknik, ex : Teknik Informatika, Teknik Elektro, dan lain-lain. Mungkin perlu juga dimasukkan dalam kurikulum sekolah 🙂

h1

Efek Tugas Akhir yang masih tersisa

September 20, 2008

Meski udah 1 bulan berlalu sejak sidang TA sampai tulisan ini dibuat, namun beberapa efeknya masih terasa sampai sekarang. Diantara sekian efek yang paling berpengaruh adalah, perubahan ritme hidup.

Tidak berubah drastis, namun saya terpaksa harus hampir kehilangan waktu untuk kegiatan rutin yang berpengaruh dengan hobi saya. Dulu ritme hidup saya cukup tertata rapih. Selalu ada alokasi waktu untuk nonton anime, main game dan baca komik. Meski ditengah-tengah kesibukan kuliah, saya selalu luangkan waktu untuk diri saya sendiri.

Namun semuanya berubah ketika jadwal sidang TA semakin dekat, apalagi waktu itu sy sempat nyambi kerja padahal lagi ruwet2nya kegiatan TA, bimbingan, nyusun laporan, dan lain2. Saya tak menyangka meskipun kerja sambilan, jadi programmer membuat saya terikat dan tidak bisa “bergerak”. Dari situlah saya mulai kehilangan arah, 24 jam saya gunakan 40% untuk kerja, 20% untuk urusan TA dan 30% untuk tidur dan kegiatan pokok untuk menyambung hidup (makan, mandi, buang air dan sebagainya) 10% saja waktu untuk diri sendiri, dan itu tidak pernah mencukupi. Saya mulai tertinggal dengan berita2 terkini mengenai anime dan manga…saya lupa apa anime terakhir yang pernah sy tonton, manga yang saya baca, episode berapa..chapter berapa…seakan saya bukan lagi saya yang dulu. Sayapun mulai jarang aktif di forum-forum dan akhirnya saya benar2 berhenti dengan kegiatan ber-forum.

Saat ini saya sedang berusaha mengembalikan ritme hidup yang sempat kacau. Saya mulai dengan merintis untuk baca komik lagi…meskipun untuk anime saya belum sanggup untuk mengatur waktu mengingat biasanya sehari saya bisa habiskan 6-12 episode sekaligus. Padahal sebenarnya saya punya banyak sekali waktu luang untuk saat ini. Namun entah kenapa sindrom TA (begitulah saya dan teman2 menyebut efek TA ini) ini membuat saya selalu saja ter-distraksi dan muncul rasa malas untuk “menekuni” kegiatan-kegiatan saya di masa lalu. Selain manga (atau komik) saya mulai buka-buka forum lagi (makasih buat nyanya yg udah “memancing” kembalinya saya di IA karena fanfic bikinanmu yang kacau itu 😀 )

Yah…semoga tidak ada sindrom susulan lagi yang sejenis atau bahkan yang lebih parah… ^^ Perjalanan mengembalikan jati diri pun dimulai…

h1

Browser baru Google : Chrome

September 17, 2008

Another newbie browser?
Hmm……kebanyakan dari kita udah hype duluan dalam memandang “barang baru”. hanya karena dibuat oleh perusahaan terkenal, bukan berarti browser ini yang terbaik dari yang terbaik

ketika saya mencoba sendiri, pertama kali cukup mengagetkan ketika mendapati file instalasi yg cuma 400an KB ternyata waktu eksekusi installernya dia mendownload dulu dari server google. ini satu kelemahan besar. gimana kalo internet yg ada tidak terlalu cepat? dan ini juga menyusahkan jika program ingin di share dgn orang lain. mungkin pertimbangan karena masih beta jadi masih banyak perbaikan sana sini, sehingga belum ada “master release”.

Tentang fitur, hampir semua fitur andalan yg ditawarkan udah ada di browser kebanyakan. karena sayasendiri pake Opera, fitur yg ada di chrome hampir semua udah bisa di-cover Opera.

Mungkin fitur2 macam shortcut web aplikasi yg agak unik tp belum begitu terasa manfaatnya.

Ringan…belum terbukti juga. karena untuk setiap tab yg dibuka, chrome membuat 1 thread baru. jadi sama aja dengan 2 tab berarti 2 chrome yg dijalankan. itu untuk promosi kalau 1 tab crash maka tab lain tidak terpengaruh. ya jelas aja udah beda thread… 😀

Lalu ketika saya coba browsing ke dailymotion, chrome freeze sejenak ketika video selesai dimainkan. dan ga cuma 1 tab yg freeze, tapi tab lain jadi hang dan ga bisa dipilih. cuma beberapa detik sih, tapi cukup annoying juga. apalagi ga sesuai dengan promosi diatas

Nampaknya masih jauh perjalanan chrome untuk jadi pengganti browser yg ada sekarang. Saya sendiri masih setia dengan Opera ^^

Download Google Chrome disini >>

h1

Kesan yang mendalam

September 14, 2008

Tiap kali bulan puasa entah kenapa….tiap kejadian, kegiatan yang saya jalani selalu membangkitkan kenangan dan kesan tersendiri. kesan yang lebih mendalam daripada jika kegiatan itu dilakukan atau terjadi di bulan-bulan lain selain bulan puasa. Kesan-kesan itu serasa melayang-layang di kepala dan membayangi hingga dalam waktu yang lama.

Apa mungkin itu karena sugesti?

Atau mungkin karena kondisi tubuh kita yang “tidak biasa” ketika menjalankan ibadah puasa, yang menjadikan reaksi-reaksi otak yang agak berbeda ketika menanggapi suatu peristiwa?

Yang jelas…saya merasakan sesuatu yang berbeda ketika akan berpisah dengan teman-teman setelah acara buka bersama di Kanton, Istana Dieng, sore tadi. Biasanya saya cukup tabah –atau cuek– dengan perpisahan, toh sy selalu beranggapan, kalau tiba saatnya kita pasti akan bertemu lagi.

Namun ketika seorang teman berkata, “…setelah ini kita ngga akan ketemu lagi…”

Sesuatu yang tajam sekilas terasa menusuk dada, selama sepersekian detik. Rasanya saya tidak pernah memikirkan sebuah perpisahan dengan semendalam ini. Memang, perpisahan kali ini mungkin agak sakral, mengingat sebentar lagi kami akan berpisah, menuju jalan hidup masing-masing. Kuliah telah usai, saatnya memulai lembar hidup yang baru.

Akibatnya, sedih, gelap, jauh…perasaan yang campur aduk itu muncul selama selang waktu yang sangat singkat, namun kesan yang ditimbulkannya masih ada hingga sekarang.

Mungkinkah perasaan saya yang berubah jadi terlampau peka?

Masih di acara buka bersama, sebelumnya saya telah berjanji kepada seorang teman untuk membawakan sesuatu, dan akan mengambil sesuatu darinya pula. Namun karena miskomunikasi dan kurang koordinasi, akhirnya batal sehingga saya tidak jadi memberi dan tidak jadi mengambil. Sebenarnya bukan sesuatu yang fatal, toh lain kali bisa diatur lagi. Meski demikian, saya merasa begitu bersalah dan memikirkannya sampai beberapa saat.

Dan, kesan bersalah itu pun tetap tinggal hingga sekarang…

h1

Asynchronous

September 11, 2008

Asynchronous berarti sebuah ketidak-sinkron-an antara satu hal dengan hal lain yang seharusnya berjalan berdampingan dan seirama (sinkron). Sesuatu yang seharusnya sinkron, antara lain adalah perkataan dengan perbuatan. Ketidaksinkronan antara 2 hal tersebut membuahkan 1 kata baru yaitu “bohong”

Entah karena terlalu sering dibohongi, dikhianati dan dihadapakan dengan kepura-puraan, aku serasa jadi peka terhadap kebohongan dan kepura-puraan. Bahkan mungkin terlalu peka. Aku jadi terlalu mudah tahu apakah seseorang berbohong atau tidak, hanya dengan mengetahui secuil fakta tentang apa yang dikatakannya dan sedikit sikapnya.

Seringkali aku tidak dapat menahan perasaan ini, perasaan benci karena telah dibohongi, kemudian serta merta aku ungkapkan ketidaksenangan itu dengan satu-dua patah kata yang menusuk. Terkadang aku cukup bisa menahan diri sehingga hanya mengeluarkan kata yang tanpa ujung, tanpa arti, yang membuat penasaran orang yang mendengarnya. Akibat perbuatanku ini, banyak orang yang telah melakukan kebohongan dan kepura-puraan didepanku itu merasa seperti tertusuk ulu hatinya, mereka merasa kebohongan atau kepura-puraannya terungkap.

Mengapa harus berpura-pura? pertanyaan itu yang selalu menghantui setiap kali berhadapan dengan kepalsuan. Apakah manusia selalu hidup dengan kepura-puraan dan kebohongan? Apakah aku yang telah curiga terlalu berlebihan? Namun hampir semua yang kutemukan memang begitulah adanya, satu demi satu kepura-puraan yang aku temukan membuatku merasa sakit tiap kali berhadapan dengan seseorang, yang bagaimana caranya selalu saja mempalsukan dirinya didepanku. Aku tahu benar kapan dia berkata jujur dan berbohong, betapa aku menahan diri untuk tidak memprotesnya, ketika sudah tak tahan lagi, hanya sepatah dua patah kata menusuk itulah yang keluar.

Aku capai dengan semua ini. Aku ingin jadi orang yang lugu, yang tidak tahu apakah sedang dibohongi. Aku sangat benci dengan kebohongan, lebih lagi kepalsuan.  Ingin kusangkal tiap perkataan bohong yang mereka lemparkan, namun aku tahu itu tidak sopan dan menyakiti perasaan. Sementara aku hanya bisa bertahan seperti ini…