h1

Malam ini dingin dan bodoh, dan balada sebuah janji

August 2, 2008

Malam minggu terdingin yang pernah kurasakan. Ya, malam di kota ini makin lama makin terasa dingin, menyengat tanpa ampun hingga ke sumsum tulang belakang dan sendi-sendi tulang kering.

Bermula dari sebuah janji iseng menagih seorang teman untuk traktiran atas keberhasilan kelulusan yang ternyata ditanggapinya secara serius. Jadilah ditetapkan malam minggu ini untuk mengeksekusi janji tersebut. Sebagai pria bokek yang jarang punya duit, menyambut hal tersebut dengan senang hati bagaikan pucuk dicinta ulam tiba. Itung-itung daripada malem minggu kering dirumah.

Sesuai janji, dengan menaiki motor berangkat menjemput si dia. Tanpa persiapan jaket tebal dan pelindung dingin lainnya (cuma pakai jaket kanvas butut yang biasa dipake ke kampus). Tidak tanggung-tanggung ternyata rumahnya jauh juga. Dinginnya bikin menggigil di sepanjang jalan. Rasanya seperti masuk freezer kulkas saja. Menggigil tahap 1 dimulai…

Sesampainya di lokasi penjemputan, langsung menuju ke tempat makan yang dijanjikan. Tidak tanggung2 juga, lokasinya jauuh…menggigil tahap 2…
Sesampai di lokasi barulah terasa darah mulai mengalir akan susana hangat di sekitar lokasi (gimana ga hangat…panas malah…soalnya rame buanget) langsung pesan segelas susu hangat. Dan untuk makannya, masing2 seporsi ayam bakar. Nikmat tiada tara *karena tidak bayar tentunya*

Selesai makan, berbasa-basi dan cuap-cuap utara-selatan (baca : ngalor ngidul) agak lama (dari yang tadinya rame ampe jadi sepi lagi) kemudian cabut tuk meneruskan perjalanan selanjutnya sesuai rekuest si doski, yaitu taman bacaan tuk meminjam komik. Namun niat itu terpaksa aku batalkan karena udah ga tahan dengan dinginnya. Akhirnya jadilah perjalanan berikutnya yaitu untuk mengantar dia pulang.

Perjalanan pulang lebih menderita dari saat berangkat karena malam semakin larut dan semakin dingin….menggigil tahap 3 dimulai…kecepatan motor digeber hingga 80 km/jam saja, lebih dari itu sudah tidak kuat akan terpaan angin yang sungguh merajalela.

Sampai di rumah si doski, sedikit basa basi kemudian langsung pamit pulang *selain emang ga kuat lagi dengan dinginnya, takut bokapnya keburu keluar juga*
Perjalanan pun dimulai kembali dengan tentunya…menggigil tahap 4.
Rumah hampir dekat ketika teringat kucing-kucing dirumah yang menunggu dengan perut lapar…terbayang sambutan dengan mata memelas sambil memeong-meong, akhirnya mampir sejenak di pasar blimbing tuk membeli sekotak ikan pindang. Pindang sisik seharga 1500 tidak ada akhirnya jadilah pindang 3000an.

Akhirnya sampailah dirumah…..renungkan lagi, untuk apa alami 4 tahap menggigil tadi…
hanya untuk sepiring nasi dan segelas susu hangat? untuk sekotak pindang? kalau memang begitu berarti malam ini memang malam yang bodoh, disamping dingin yang merasuk.

Oh, tidak, ternyata bukan hanya itu…malam ini memiliki sebuah arti, yang me-reset sebagian kegundahan dan kedongkolan malam-malam lain sebelumnya dimana janji yang kubuat dengan seseorang yang tak kunjung tertepati karena segala macam alasan penolakan yang sengaja dibuat olehnya…

5 comments

  1. Salam kenal…
    Aku baru tau kalau dingin bisa bertahap juga, hmm… Yang pasti aku juga tidak tahan dingin…


  2. iya betul, bahkan kata dokter aku alergi dingin. soalnya begitu kena udara dingin langsung pilek + bersin2.

    tapi lebih baik kedinginan daripada kepanasan ^^
    bayangin aja, kedinginan bisa disiasatin pake baju yg tebel ato bakar2 sesuatu (baca : perapian) tapi kalo kepanasan? telanjang bulat pun tidak menyelesaikan masalah😀


  3. hahaha..bener3, klo kepanasan udah rumit urusannya (malah ngomentarin komen)

    waahh..brarti udah lulus nih ?? selamat yaa ^^~


  4. hehehe…iya kan rumit dan panjang urusannya bisa2 masuk penjara juga =))

    iya tinggal nunggu yudisium kemudian wisuda. makasih ya….doakan lancar sampai tiba waktunya ^^


  5. […] Malam ini dingin dan bodoh, dan balada sebuah janji […]



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: